1. Jenis - Jenis
Perawatan Sistem Komunikasi VOIP
Perawatan adalah suatu aktivitas untuk
memelihara, menjaga, dan mengadakan perbaikan atau penggantian yang diperlukan.
Pada bahasan kali ini, kita akan membahas tentang Perawatan Komputer Terapan.
Jenis-jenis
perawatan sistem nya yaitu :
1.
Memeriksa
Kinerja Piranti Sesuai Fungsi Pada Manual.
2.
Membersihkan
dan Menyimpan Log Kerja Peralatan
3.
Melakukan
Backup
4.
Melakukan
Pengembalian Konfigurasi/Restore Hasil Backup.
2.
Alat Kerja Perawatan Sistem Komunikasi VOIP Dan Langkah - Langkah
Perawatan Sistem Komunikasi VOIP
A.
Memeriksa Kinerja Piranti Sesuai Fungsi Pada Manual.
Memeriksa kinerja piranti sesuai fungsi pada manual sudah
menjadi kewajiban setiap para pengguna dantidak boleh dilupakan untuk selalu
merawat komputer mereka dengan baik agar komputer tidak rusak danhang. Dalam
memeriksa kinerja piranti tersebut supaya tidak lemot atau mengalami masalah,
Ada dua sisiyang harus kita periksa yaitu dari sisi hardware dan sisi software.
Berikut hal yang harus kita periksa supaya kinerja piranti menjadi
baik :
Dari Sisi Hardware :
- Konsentrasi debu pada
peralatan/piranti yang menempel di dalam CPU atau di luar CPU khususnya pada
komputer (PC). Bersihkan setiap satu minggu sekali secara rutin.
- Pemasangan peripheral,
apakah benar kokoh atau tidak.
- Pemasangan socket yang
benar pas atau tidak.
- Kondisi Power Supply,
apakah masih baik atau tidak serta daya listriknya stabil atau tidak.
- Listrik, apakah stabil
atau tidak. Sering kali listrik drop/mati sehingga komputer mati mendadak tanpa
di shutdown. Gunakan Stavolt/Stabilizer atau UPS.
Dari Sisi Software :
- Sistem Operasi, apakah
sudah memenuhi spesifikasi dari PC.
- Lengkapi antivirus
untuk memproteksi PC dari serangan virus-virus. Lakukan Scan secara rutin tiap
satu minggu sekali.
- Uninstall software
yang tidak perlu.
- Defrag Hardisk.
Lakukan setiap satu minggu sekali rutin.
- Instal/Update Driver
Piranti.
- Hapus File Recycle
Bin.
- Mengahpus semua file
folder prefetch.
- Menghapus tumpukan
log. Biasanya menggunakan aplikasi CCleaner.
B. Membersihkan
dan Menyimpan Log Kerja Peralatan.
Untuk memonitor kinerja komputer secara keseluruhan, dalam
Windows dapat dilakukan dengan cara : Klik Start > Search ketik RUN >
Ketik Perfmon /report > Enter / OK.
Nanti akan muncul laporan/report setelah scanning selesai.
Windows 7 Performance Monitor berisi banyak informasi yang tidak
akan berguna bagi pengguna komputer dengan tingkat pengetahuan rata-rata.
Karena ini merupakan kelompok laporan yang logisyang disajikan secara
bersama-sama yang mengekspos masalah dan informasi rinci tentang PC yangmungkin
Anda tidak tahu, seperti kemacetan di hardware yang mungkin mempengaruhi
kinerja dalamkategori Resource Overview atau masalah dengan perlindungan
malware di kategori Security.
Untuk membuka Log Viewer, caranya : Klik Start Button >
Search > Ketik Events Viewer > Enter.
Untuk menyimpan Log Events caranya : Klik kanan pada sub menu
application > Save all events. Nanti akan muncuk kotak dialog save ke folder
yang anda inginkan.
Untuk membersihkan Log Events, caranya : Klik Kanan pada sub
menu application > Clear Log.
C.
Melakukan Back up.
Buka Aplikasi. Klik Start > Komputer, Pilih Drive C: lalu
Klik Kanan. Pilih Properties > Tools. KlikBack up Now.
Tentukan Lokasi. Pilih Create a System Image. Nanti Windows akan
mencari lokasi dimana backup image ini akan ditetapkan. Ada dua pilihan, yaitu
disimpan di folder baru atau burn ke DVD.
Konfirmasi Back Up. Setelah memilih lokasi tersebut, klik Next.
Aplikasi akan mengkonfirmasi sistem yang akan di-backup sebelum berlanjut ke
langkah berikutnya (beri tanda centang jika ingin melakukan backup, dan
hilangkan centang jika tidak). Klik Next, dan proses akan berjalan. Lamanya
waktu backup tergantung dari kapasitas sistem Windows yang ada.
Membuat Cd/DVD Recovery. Hasil backup tersebut nantinya berupa
file yang hanya bisa dijalankan saat hendak melakukan recovery sistem operasi.
Untuk menjalankan proses recovery, kamu mesti membuat CD/DVD recovery yang akan
membantu proses restore nantinya.
Untuk itu kembali ke proses Backup and Restore, pilih Create a
system repair disc, masukkan keping CD/DVD kosong ke optical drive. Klik Next,
dan proses burn dimulai. Saat proses selesai, Windows akan menampilkan jendela
konfirmasi agar CD/DVD recovery tersebut siap digunakan saat proses pemulihan.
D.
Melakukan Pengembalian Konfigurasi/Restore Hasil Back Up.
Masukkan CD/DVD recovery yang telah dibuat pada optical drive,
restart komputer. Sebelumnya posisikan boot agar dimulai dari CD/DVDROM yang
bisa diatur dari BIOS. Nantinya akan terbuka jendela System Recovery Options,
pilih Restore your computer using a system image that you created, klik Next.
Jelajah ke posisi dimana file backup tadi dibuat.
Secara otomatis sistem yang ada akan ditimpa dengan sistem
operasi dari file backup yang telah kita lakukan sebelumnya. Tunggu hingga
proses selesai dan sistem akan kembali kesedia kala.